Mangkir Kerja 5 Hari, 109 Tenaga Medis di Ogan Ilir Diberhentikan

109 tenaga medis berstatus honorer di Rumah Sakit Umum Daerah Ogan Ilir, Sumatera Selatan diberhentikan, usai mogok kerja 5 hari Awalnya para pekerja honorer ini menuntut kelengkapan alat pelindung diri (APD), insentif serta rumah singgah untuk menangani pasien COVID-19. Pemberhentian tenaga medis yang terdiri dari perawat dan bidan ini telah disetujui Bupati Ogan Ilir, Ilyas Panji Alam. Bupati menganggap semua yang diminta tenaga medis telah dipenuhi, namun justru mereka mangkir saat ada pasien COVID-19 yang tiba di rumah sakit. Meski ada ratusan tenaga medis yang diberhentikan pihak RSUD Ogan Ilir memastikan tidak mempengaruhi layanan yang ada. Sementara DPRD Ogan Ilir yang menerima aduan tenaga medis, mendesak Bupati untuk mengevaluasi manajemen RSUD Ogan Ilir.
(lex)
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top