Sorry, your country is not allowed to access this content.

Sindonews Update 19 Sept 2020, Rusia dan Amerika Berebut Venus

Para ilmuwan mendeteksi adanya potensi kehidupan lain di luar Planet Bumi. Mereka menemukan gas yang sangat asam di Venus,  yang disebut fosfin. Kandungan pada gas tersebut menunjukkan adanya mikroba yang memungkinkan adanya kehidupan.

Menyusul penemuan itu, yang menunjukkan adanya potensi kehidupan di atmosfer planet, kepala badan antariksa Rusia mengatakan Venus adalah ‘planet Rusia’.

Klaim aneh tersebut dibuat oleh direktur jenderal Roscosmos Dmitry Rogozin pada hari Selasa, 15 September, selama pameran HeliRussia 2020 di Moskow, dengan Rogozin mengklaim Uni Soviet (Rusia) adalah negara pertama yang mengirim penyelidikan ke Venus.

Ikuti terus informasi terbaru, autotekno, dunia hiburan dan gaya hidup hanya di sindonews.com
(sir)
Top