alexametrics

Paket Kebijakan Ekonomi Dinilai Terlambat

Anggota Hipmi Pusat Firnando Ganinduto menilai paket kebijakan ekonomi yang diumumkan pemerintah dinilai sebagai solusi terlambat. Seharusnya, solusi dikeluarkan sebelum keadaan ekonomi nasional mengkhawatirkan.

Selain itu, ia juga menilai program pemerintahan Jokowi-JK tentang serapan 10 juta tenaga kerja dinilai lamban. Pasalnya, perekonomian Indonesia tengah merosot, industri pun banyak yang gulung tikar.

Kondisi ekonomi Indonesia yang semakin melemah serta nilai tukar rupiah terus anjlok maka janji 10 juta tenaga kerja adalah omong kosong. Dengan kondisi ekonomi seperti ini, dan rupiah tembus Rp14 ribu per dolar AS, mengakibatkan daya beli masyarakat semakin menurun, dan langsung berimpilikasi terhadap PHK di sejumlah daerah.
(gar)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak