Sorry, your country is not allowed to access this content.

Polisi: Penerobos Istana Sering Berinteraksi dengan Kelompok Intoleran di Media Sosial

Wanita berpistol penerobos Istana Kepresidenan, diduga terafiliasi dengan kelompok intoleran. Temuan itu didapatkan dari hasil pemeriksaan polisi dari interaksi media sosial pelaku.   Senjata api yang dibawa pelaku diduga milik pamannya yang merupakan mantan anggota TNI. Dia berupaya menerobos Istana dan bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Motifnya, ingin menjelaskan kepada Presiden Joko Widodo bahwa Pancasila adalah ideologi yang salah.   Polisi menemukan fakta bahwa pelaku terhubung dengan anggota Hizbut Tahrir Indonesia dan Negara Islam Indonesia (NII).   Reporter :  Tim Liputan iNews
(nas)
Top