alexametrics

Ada Soal Ujian SD Diduga Menghina Nabi Muhammad SAW di Solok

Soal ujian murid Sekolah Dasar (SD) diduga menghina Nabi Muhammad SAW, beredar di media sosial (medsos). Pilihan ganda mata pelajaran agama Islam itu merupakan soal ujian semester 1 murid kelas 4 SD di Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Naskah soal yang disorot karena diduga menghina Nabi Muhammad SAW ada dinomor 13, dalam soal itu disebutkan bahwa sikap Nabi Muhammad SAW yang tidak pantas ditiru diantaranya malas belajar, mengerjakan tugas sekolah, menjaga nama baik guru dan sekolah serta menjaga nama baik orang tua.

Pengerjaan soal ujian dilaksanakan oleh Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) di masing-masing Kecamatan yang memiliki panitia inti dan disunting secara manual. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Solok, Zulkisar, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, naskah asli pada soal ujian agama Islam itu tidak seperti yang tertera di lembaran kertas ujian beredar.

Pihaknya mengaku sedang menelusuri persoalan yang sudah ribut di media maya ini. Dirinya menduga ada yang mencoba bermain-main dengan mengubah naskah asli pada soal tersebut. Dirinya juga berjanji akan melaporkan semua pihak yang lalai dalam perkara ini akan dilaporkan ke Bupati Solok.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Solok, Syahrul Wirda, mengatakan pihaknya akan melakukan pengecekkan perkembangan persoalan ini. Dirinya juga akan menelusuri sampai tuntas tujuan dari pembuatan soal tersebut. Sementara itu, Kapolres Solok Kota, AKBP Ferry Suwandi, Ferry mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi pesan berantai yang beredar di dunia maya terkait soal ujian agama Islam tersebut.

Soal ujian semester pendidikan agama Islam yang salah satu soalnya diduga menghina Nabi Muhammad SAW sudah terlanjur dikerjakan siswa pada senin 9 Desember 2019 di 16 SD di Kecamatan Junjung Sirih. Dinas pendidikan kota Solok membatalkan naskah soal dan memerintahkan ujian agar diulang.
(wmc)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak