alexametrics

M Zuhri, Napi Pembuat Alquran Tulis Tangan Ukuran Jumbo

Meski raga dikurung dalam jeruji besi, namun tidak mengurungkan niat narapidana untuk terus berkreasi mengisi waktu selama proses hukum dunia berjalan. Seperti yang dilakukan Muhammad Zuhri penghuni Lapas Klas IIB Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah. Ia membuat Alquran dengan tulis tangan yang berukuran besar.

Awalnya bermula saat Kalapas Klas IIB Pangkalan Bun, Kusnan, melakukan pemantauan rutin di sejumlah blok. Kusnan dikagetkan dan terharu saat sesampainya di Blok Dahlia melihat seorang napi yang membuat Alquran dengan ukuran jumbo. Diketahui kemudian napi tersebut bernama Muhammad Zuhri, warga binaan di Blok Santri atau Blok Minimum Security.

Hampir satu tahun Zuhri membuat Alquran jumbo tersebut sambil mengisi waktu kosongnya di balik jeruji besi. Menggunakan kertas khusus berdiameter 86 x 60 cm serta dibuat dengan penuh ketelitian, kini Alquran tersebut hampir selesai dan akan diadakan pencocokan yaitu dengan mengundang Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kementerian Agama (Kemenag).

Program seperti ini diadakan agar nantinya para mantan napi memiliki skill atau kemampuan pada saat masa pidananya telah selesai. Zuhri yang merupakan warga binaan dan salah satu santri di Pesantren At-Taubah Lapas Kelas IIB Pangkalan Bun ini berharap karyanya ini bisa menjadi tambahan ilmu agama dan juga ampunan dari Allah SWT.
(wmc)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak