alexametrics

Seberangi Sungai Habitat Buaya Demi Menuntut Ilmu di Sumba

Meski harus menyusuri jarak belasan kilometer dan menyeberangi arus sungai yang deras puluhan anak di Marada Sumba Timur, NTT, tetap antusias belajar di Taman Baca Hamu Wangu. Taman ini didirikan untuk mengatasi tingginya angka buta aksara anak meskipun mereka telah bersekolah.

Kesempatan anak-anak di Sumba Timur, untuk bermain dan belajar tak didapatkan secara mudah, butuh semangat dan tenaga ekstra untuk tiba di Taman Baca Hamu Wangu. Bocah-bocah kecil ini terus melangkah? pasti menyeberangi Sungai Lambanapu yang menjadi habitat buaya. Tak hanya itu mereka harus melintasi bukit dan lembah sabana.

Orangtua mereka pun pantang menyerah untuk mengantarkan buah hatinya demi mendapatkan pendidikan yang lebih baik. Mereka rela menerabas debu dan membelah jalan setapak perkampungan untuk tiba ke sebuah rumah panggung milik salah satu warga yang dijadikan Taman Bacaan.

Semangat mereka dan dukungan dari orang tua membuat para relawan tetap bertahan walau penuh keterbatasan. Di taman bacaan yang didirikan sejak Juli lalu ini anak-anak tak hanya belajar membaca. Mereka pun tetap riang bernyanyi dan bermain di tengah globalisasi dan modernisasi yang bergulir kencang. Anak-anak Marada Sumba Timur tetap berupaya untuk bisa membaca dan berhitung sebagai bekal masa depan mereka.
(wmc)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak