alexametrics

Acara Adat Begawi Diwarnai Hujan Tembakan, 3 Polisi Diperiksa

Video berdurasi 48 detik ini menunjukkan 3 orang pria bergantian melepaskan tembakan ke udara, seorang pria bahkan memegang senjata laras panajang, sementara 2 lainnya senjata api berlaras pendek. Meski tembakan tak henti-hentinya dilepaskan, tidak terlihat ekspresi panik para tamu undangan malah banyak anak-anak berlarian saling berebut mengambil selongsong peluru. Kejadian ini diketahui berlangsung dalam acara adat Begawi di Kotabumi Udik Kabupaten Lampung Utara, Lampung pada Minggu (15/9/2019).

Ketiga pria yang menembakkan senjata api diketahui adalah oknum anggota Polisi dari 3 satuan tugas yang berbeda, 3 oknum Polisi tersebut sudah dimintai keterangan di Bidpropam Polda Lampung, kasus ini kini ditangani bidang profesi dan pengamanan Polda Lampung. Berdasarkan keterangan ketiga oknum Polisi diketahui dalam proses turun mandi rangkaian acara begawi biasanya dimeriahkan dengan bunyi letusan seperti petasan, namun 3 oknum Polisi yang merupakan bagian dari keluarga pemangku hajat berinisiatif menggunakan senjata api milik Polri untuk memeriahkan acara.

Berdasarkan pasal 47 PKP Polri no.8 tahun 2009 secara tegas mengatur bahwa senjata dinas boleh digunakan bila benar-benar diperuntukkan untuk melindungi nyawa manusia baik membela orang lain maupun diri sendiri dari ancaman kematian, selain itu senjata api juga boleh digunakan untuk menahan atau mencegah seseorang? melakukan tindakan yang membahayakan jiwa. Pada prinsipnya penggunaan senjata api upaya terakhir Kepolisian untuk menghentikan tindakan pelaku kejahatan.
(wmc)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak