alexametrics

Masih Hutang 50 Miliar ke RSUD Sidoarjo, BPJS Kesehatan Defisit Kronis

BPJS Kesehatan defisit kronis, yang terbaru BPJS Kesehatan masih menanggung hutang lebih dari Rp. 50 Miliar kepada pengelola RSUD Sidoarjo Jawa Timur, sejatinya hutang ini jatuh tempo bulan Juni 2019 lalu, namun hingga saat ini hutang tersebut masih belom juga dilunasi. Bukan kali pertama hutang dan tunggakan BPJS sudah sering terjadi menyusul defisit keuangan yang dialami, dari catatan keuangan defisit sudah terjadi sejak tahun 2014 dan terus memburuk hingga diakhir 2018.

Diawal program layanan jaminan kesehatan nasional pada 2014 Kementerian Keuangan sudah mencatat defisit BPJS Kesehatan sebesar Rp. 1,9 Triliun angka ini terus naik tahun-tahun berikutnya. Sempat membaik di tahun 2016 defisit tak lagi terbendung hingga akhir tahun 2018 yang mencapai Rp. 19 triliun lebih, bila tak diatasi diperkirakan tahun 2021 mendatang defisit akan mencapai Rp. 56 Triliun.

Penyebab utaman defisit anggaran BPJS Kesehatan adalah minimnya kesadaran peserta dlam membayar iuran, sepanjang 2016-2018 tercatat hanya 50% anggota mandiri BPJS Kesehatan yang tertib membayar iuran sisanya memilih abai dan menunggak iuran akibatnya hingga tahun 2018 besarnya tunggakan iuran BPJS Kesehatan mencapai Rp. 15 triliun, padahal pelayanan yang diberikan BPJS Kesehatan tidak main-main. Sepanjang tahun 2018 tercatat total 233,9 juta layanan diberikan kepada pasien, baik itu layanan fasilitas kesehatan tahap pertama, layanan rawat jalan hingga rawat inap di rumah sakit.
(wmc)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak