alexametrics

Iran Minta Dukungan Indonesia Atas Sangsi Ekonomi dari Amerika Serikat

Pengamat TIimur Tengah dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia atau LIPI Hamdan Basyar menilai konflik nuklir Iran dan Amerika Serikat bukan akibat pengayaan nuklir melainkan tekanan dari Israel sekutu terdekat Amerika di Timur Tengah. Kini Amerika Serikat dibawah Presiden Donald Trumph menjatuhkan sangsi ekonomi untuk Iran.

Trump menyatakan Amerika Serikat telah menarik diri dari perjanjian yang juga dikenal dengan nama Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA), dan akan kembali menerapkan sanksi ekonomi terhadap Teheran. Adapun, perjanjian nuklir Iran ditandangani oleh enam negara, yaitu Amerika, Inggris, Perancis, Rusia, China, dan Jerman; dengan Iran pada 2015. Karena Iran dicurigai telah memproduksi senjata nuklir.

Menteri Luar Negeri Republik Indonesi Retno Marsudi mengatakan, Indonesia selalu menghormati multilateralisme dan percaya kepada kekuatan negosiasi. Dalam konteks JCPOA, Indonesia menghormati hasil negosiasi dan menyesalkan penarikan diri AS dari kesepakatan nuklir tersebut. Retno berharap agar pihak-pihak lain yang ada di JCPOA untuk terus melaksanakan kesepakatan yang sudah berjalan itu.

Indonesia menyampaikan dukungannya untuk kesepakatan nuklir Iran, yang juga dikenal sebagai Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA), dan menekankan bahwa sanksi unilateral AS tidak akan mempengaruhi hubungan Tehran-Jakarta.
(wmc)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak