alexametrics

Presiden Filipina Umumkan Darurat Militer di Mindanao

Presiden Filipina Rodrigo Duterte dilaporkan telah mengumumkan darurat militer di wilayah Mindanao, Filipina Selatan. Pengumuman ini datang setelah adanya pertempuran besar-besaran antara tentara Filipina dan kelompok milisi Abu Sayyaf.

Menurut juru bicara Kepresidenan Filipina, Ernesto Abella, darurat militer itu akan berlangsung selama 60 hari ke depan dan mulai berlaku saat Duterte mengumumkan hal tersebut. "Presiden Duterte telah mengumumkan darurat militer untuk seluruh pulau Mindanao. Hal ini dimungkinkan atas dasar adanya pemberontakan," kata Abela dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Al Jazeera pada Rabu (24/5).

Sementara itu, menurut Menteri Luar Negeri Filipina, Alan Peter Cayetano, Duterte memutuskan untuk mempersingkat kunjungannya ke Rusia. "Presiden merasa ia dibutuhkan di Manila sesegera mungkin," kata Alan.


Artikel terkait

(rmy)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak