alexametrics

Filipina Berniat Mundur dari ICC

Filipina menyatakan akan mengikuti langkah Rusia untuk keluar dari Mahkamah Pidana Internasional atau ICC, Kamis (17/11/2016). Sebelumnya Rusia menyatakan, mereka telah menarik diri dari pengadilan yang berbasis di Den Hague, Belanda itu.

Rencana Filipina untuk keluar dari ICC disampaikan langsung oleh Presiden Rodrigo Duterte. Duterte menyatakan, PBB tak berguna untuk menghentikan perang.

Sementara itu, Duterte di kesempatan yang sama kembali melemparkan serangan terhadap Amerika Serikat (AS). Duterte menuturkan, jika Rusia dan China pada akhirnya memutuskan untuk membuat sebuah tatanan baru, maka Filipina akan menjadi negara pertama yang bergabung dan meninggalkan AS.

(gar)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak