alexametrics

Ledakan Bom di Filipina, 14 Tewas

Kelompok Abu Sayyaf telah mengaku bertanggung jawab atas ledakan bom di sebuah pasar malam di Kota Davao, kampung halaman Presiden Filipina Rodrigo Duterte. Korban tewas akibat serangan bom pada hari Jumat itu bertambah menjadi 14 orang.

Korban luka akibat insiden ini mencapai 71 orang. Demikian disampaikan Menteri Dalam Negeri dan Pemimpin Pemerintah Daerah setempat, Mike Sueno.

Ledakan itu terjadi beberapa hari setelah Pemerintah Duterte mengumumkan penyebaran pasukan di Sulu untuk melawan Abu Sayyaf. Pengerahan pasukan dilakukan setelah 15 tentara Filipina tewas dalam perang sengit dengan Abu Sayyaf di Jolo pada pekan lalu.


Artikel terkait

(rmy)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak