alexametrics

Boediono Minta BI Waspadai Gejolak Perekonomian

Mantan Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) Boediono mengatakan, kecepatan Indonesia dalam merespons krisis keuangan pada tahun 1998 terbilang sangat lamban, sehingga menyebabkan pemulihan yang sangat lama. Dalam menanggapi krisis dalam negeri, Bank Indonesia (BI) diharapkan bisa memberikan respon yang lebih cepat.

Hal ini disampaikan Boediono saat menjadi pembicara dalam acara launching BI institute di gedung Bank Indonesia menggantikan pembicara utama, yakni mantan presiden RI ketiga, BJ Habibie. "Karena dalam krisis itu, respons awal ini sangat penting," kata dia di BI, Jakarta, Senin (22/8/2016).

Dalam menanggapi krisis, BI sebagai bank sentral diharapkan mampu berperan aktif untuk menyelamatkan perekonomian bangsa. Indonesia sendiri saat ini sudah memiliki Undang-undang (UU) Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan (UU PPKSK) yang disahkan DPR pada 17 Maret 2016.

(gar)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak