alexametrics

Makin Mahal, Pengecer Gas 12 Kg Sepi Pembeli

A+ A-
Kenaikan harga elpiji 12 kg mulai menimbulkan polemik di masyarakat. Di pihak pengecer, omzet penjualan mereka menurun. Sementara di tingkat konsumen, banyak yang akhirnya beralih ke elpiji 3 kg, hingga stoknya di pasaran mulai langka.

Kenaikan harga gas elpiji 12 kg yang berlaku sejak 3 Januari lalu membuat sejumlah pengecer dan agen merugi. Kenaikan harga sebesar Rp 1.500/kg tersebut menyebabkan omzet penjualan menurun. Tabung gas 12 kg yang awalnya dibanderol seharga Rp 123.000 sampai Rp 125.000 kini naik menjadi Rp 145.000 sampai Rp 150.000.

Tingginya harga membuat para konsumen mulai mengalihkan pilihan pada elpiji bersubsidi 3 kg. Dampaknya, stok elpiji 3 kg kini mulai langka di pasaran. Tak hanya di agen pengecer, kenaikan harga gas elpiji juga dirasakan oleh pemilik rumah makan. Mereka terpaksa menaikan harga agar tidak banyak merugi karena biaya produksi yang ikut meningkat.



(gar)
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak